Mahasiswa Bina Desa; Kampung Jajan Desa Berbek, Sidorjo

Kampung Jajan, terletak di Desa Berbek, terkenal dengan beragam produk jajanan pasar yang
dihasilkan oleh warganya. Namun, karena lokasinya yang terletak di tengah pemukiman penduduk,
kampung ini kurang terkenal di kalangan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem penanda
untuk memberikan petunjuk kepada masyarakat tentang lokasi kampung ini.
Pembuatan sign system di Kampung Jajan merupakan langkah strategis dari program pengabdian
masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa Bina Desa. Kampung Jajan merupakan sebuah lokasi di Desa
Berbek yang dikenal dengan keberagaman produk jajanan pasar yang dihasilkan oleh penduduknya.
Melalui identifikasi atas kebutuhan dan potensi kampung tersebut, mahasiswa Bina Desa memutuskan
untuk membuat sign system yang terdiri dari dua elemen utama: identification sign dan wellcome sign.
Pertama, identification sign didesain sebagai sarana informasi yang memberikan pengetahuan
kepada masyarakat tentang siapa produsen dari jajanan pasar serta produk apa yang dihasilkan. Hal ini
bertujuan untuk mempromosikan para produsen dan memudahkan pengunjung dalam mengenali serta
memilih produk yang mereka inginkan.

Kedua, wellcome sign diimplementasikan sebagai panduan atau petunjuk bagi masyarakat yang
berada di luar Kampung Jajan. Fungsinya tidak hanya memberi sambutan atau ucapan selamat datang
kepada pengunjung, tetapi juga memberikan informasi terkait letak geografis kampung tersebut,
memudahkan akses bagi mereka yang ingin berkunjung atau membeli produk jajanan dari kampung
tersebut.

Sign system ini dirancang dengan tujuan meningkatkan visibilitas Kampung Jajan, memberikan
identitas yang kuat, serta memperluas jangkauan pasar bagi para produsen jajanan. Melalui upaya ini,
diharapkan kampung ini menjadi lebih dikenal, menarik minat lebih banyak pengunjung dari luar
kampung, serta memberikan dampak positif dalam mendukung ekonomi lokal penduduk desa.